KEDIRI – Sebagai wujud nyata dalam merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar penelitian dan pengembangan, Fakultas Teknik Universitas Kadiri terus memacu para tenaga pendidiknya untuk menghasilkan karya yang tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi juga berdaya guna bagi masyarakat luas. Berangkat dari semangat tersebut, Fakultas Teknik sukses menyelenggarakan seminar akademik bertajuk “Riset Naik Kelas: Strategi Menciptakan HKI dan Buku yang Inovatif dan Berdampak” pada Selasa (21/07/2026).
Bertempat di Gedung A2-10, acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran dosen dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Teknik. Kehadiran para dosen ini menegaskan komitmen institusi dalam membangun ekosistem akademik yang progresif, di mana riset dosen dituntut untuk memiliki luaran berupa Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan publikasi buku ber-ISBN yang diakui secara nasional maupun internasional.
Seminar ini menghadirkan tokoh nasional yang sangat kredibel di bidang literasi dan penerbitan akademik, yakni Assoc. Prof. Dr. Hayat. Mengacu pada poster publikasi kegiatan (Hayat.jpg), narasumber merupakan figur yang menduduki berbagai posisi strategis, di antaranya sebagai Direktur UNISMA Press, Direktur PT Harmoni Penerbitan Ilmiah, sekaligus menjabat sebagai Ketua Afiliasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia (APPTI) Koordinator Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Dalam sesi pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. Hayat membedah tuntas paradigma baru dalam dunia riset perguruan tinggi. Beliau menekankan bahwa luaran riset ke depan harus berorientasi pada inovasi yang terproteksi dan terpublikasi secara meluas. “Riset yang baik adalah riset yang selesai, namun riset yang berdampak adalah riset yang dibaca, diakui, dan diaplikasikan. Oleh karena itu, mentransformasi laporan penelitian menjadi buku referensi, monograf, maupun mendaftarkannya sebagai HKI adalah sebuah keharusan bagi dosen di era modern,” tegasnya dalam materi yang disampaikan.
Lebih lanjut, narasumber juga membagikan berbagai strategi teknis dan taktis, mulai dari cara merombak gaya bahasa laporan penelitian yang kaku menjadi naskah buku yang lebih komunikatif, tahapan kurasi naskah di penerbit, hingga prosedur perlindungan ide melalui pendaftaran HKI. Khusus bagi dosen di Fakultas Teknik, perlindungan kekayaan intelektual atas inovasi teknologi, desain purwarupa, maupun rekayasa sistem yang dihasilkan dari penelitian menjadi poin krusial yang dibahas secara mendalam.
Sesi diskusi berjalan sangat interaktif. Para dosen Fakultas Teknik secara antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait kendala teknis yang kerap dihadapi saat penulisan buku, serta proses birokrasi dalam pengajuan hak cipta maupun paten. Assoc. Prof. Dr. Hayat memberikan solusi praktis agar para dosen mampu mengatasi writer’s block dan memetakan roadmap penelitian mereka agar sejalan dengan target publikasi institusi.
Terselenggaranya acara ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan produktivitas penulisan dan pendaftaran HKI di lingkungan kampus. Dengan pembekalan strategi yang tepat sasaran, dosen-dosen Fakultas Teknik Universitas Kadiri diharapkan semakin produktif dalam menelurkan karya-karya inovatif, memperkaya literatur keilmuan, serta membawa nama baik institusi menuju kampus yang unggul dan berdaya saing global.
