KEDIRI – Laju pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi di wilayah Kediri Raya saat ini bergerak dengan sangat pesat. Seiring dengan kemajuan tersebut, ketersediaan infrastruktur fisik yang memadai menjadi syarat mutlak. Namun, pembangunan tidak boleh sekadar cepat dan masif; ia harus kuat, tahan lama, dan ramah lingkungan.
Merespons dinamika pembangunan daerah tersebut, Radio Andika dan Andika TV bersinergi dengan Universitas Kadiri menggelar program bincang edukatif bertajuk Public Interactive dengan tema utama “Kediri Tumbuh, Infrastruktur Tangguh.”
Program siaran yang telah mengudara pada tanggal 29 Juni 2026, pukul 15.00 WIB ini, menarik perhatian pendengar dan pemirsa di Kediri. Dipandu oleh announcer kawakan Radio Andika, Ari Utami, diskusi ini menghadirkan wawasan akademis dan praktis langsung dari pakarnya, yakni Zendy Bima Mahardana, S.T., M.T., selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) S-1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Kadiri.
Fokus pada Infrastruktur Berkelanjutan
Dalam dialog interaktif yang berlangsung selama 50 menit tersebut, bahasan dikerucutkan pada sub-tema krusial: “Peran Teknik Sipil dalam Mewujudkan Infrastruktur Berkelanjutan.”
Pembangunan di era modern menuntut pendekatan yang lebih komprehensif. Ilmu Teknik Sipil tidak lagi hanya berurusan dengan perhitungan beton atau rancang bangun jembatan semata, melainkan bagaimana sebuah konstruksi mampu berdiri berdampingan dengan kelestarian alam. Infrastruktur yang berkelanjutan (sustainable infrastructure) berarti merancang bangunan yang efisien secara material, minim jejak karbon, tangguh terhadap potensi bencana, dan mampu melayani kebutuhan masyarakat untuk jangka panjang tanpa merusak ekosistem sekitarnya.
Sebagai institusi pendidikan pencetak generasi insinyur masa depan, Fakultas Teknik Universitas Kadiri menegaskan komitmennya untuk mengedepankan kurikulum yang adaptif terhadap tantangan ini. Kehadiran Zendy Bima Mahardana di ruang siar publik menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam memberikan edukasi dan pencerdasan bagi masyarakat awam mengenai standar tata kota dan konstruksi yang ideal.
Sinergi Media dan Kampus Mengawal Pembangunan
Kerja sama Public Interactive ini sekaligus menegaskan peran strategis media massa dan institusi pendidikan tinggi dalam mengawal arah pertumbuhan daerah. Melalui jangkauan siar Radio Andika dan Andika TV, gagasan-gagasan akademis yang biasanya terbatas di ruang kuliah, kini dapat diakses dan dikritisi langsung oleh masyarakat luas.
Masyarakat Kediri diharapkan tidak hanya menjadi saksi pasif dari perubahan wajah kotanya, tetapi juga memiliki literasi yang baik mengenai pentingnya kualitas bangunan dan tata ruang publik. Dengan pemahaman yang tepat, warga dapat ikut mendukung dan mengawasi setiap proyek infrastruktur agar benar-benar membawa manfaat berkelanjutan.